Percepatan Pengangkatan ASN,  Masa Depan ASN dalam  Transparansi dan Profesionalisme

Kota Yogyakarta, 19 Maret 2025 – Bagi para pelamar CPNS dan PPPK di Kota Yogyakarta, penyesuaian jadwal seleksi yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) bertujuan untuk memastikan proses rekrutmen berjalan lebih optimal. Kebijakan ini didasarkan pada berbagai faktor utama, seperti upaya meningkatkan keterisian formasi CPNS dan PPPK, mengakomodasi permohonan penundaan dari berbagai instansi, serta mendukung penataan tenaga non-ASN secara menyeluruh. Dengan adanya perubahan ini, kesempatan bagi para pelamar untuk mengisi formasi yang tersedia semakin terbuka lebar.

Statistik PPPK Tahap I CASN T.A. 2024 per 28 Februari 2025 menunjukkan bahwa dari total formasi 1.396.739 pendaftar final, hanya 1.357.205 yang memenuhi syarat. Hingga saat ini, keterisian formasi PPPK telah mencapai 67,3%, dengan 99,2% dari total kelulusan akhir telah mengisi Daftar Riwayat Hidup (DRH). Sementara itu, tenaga non-ASN yang terdata berjumlah 1.345.347 orang, termasuk tenaga honorer kategori II (THK-II) dan tenaga non-ASN lainnya. Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI bersama Menteri PANRB dan Kepala BKN pada 5 Maret 2025 menegaskan bahwa seleksi ASN tahun ini akan memprioritaskan lulusan baru (fresh graduate) guna meningkatkan kualitas SDM birokrasi dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045. Selain itu, proses seleksi tetap berlandaskan pada regulasi yang berlaku untuk memastikan transparansi dan profesionalisme.

Sebagai langkah lebih lanjut, pemerintah kini mempercepat proses pengangkatan calon aparatur sipil negara (CASN), baik CPNS maupun PPPK. Pengangkatan CPNS ditargetkan paling lambat pada Juni 2025, sementara PPPK tahap I dan II diselesaikan paling lambat pada Oktober 2025. Percepatan ini diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini di Jakarta pada Senin, 17 Maret 2025. Dalam dua minggu terakhir, Kementerian PANRB, BKN, dan instansi terkait terus melakukan simulasi, analisis, serta formulasi untuk mempercepat pengangkatan CASN dengan tetap melindungi hak-hak mereka secara optimal.

"Alhamdulillah, pemerintah dapat menemukan mekanisme percepatan yang tepat, dan Bapak Presiden menyambut baik upaya ini serta memberikan arahan yang berpihak kepada rakyat dan CASN," ungkap Rini. Menindaklanjuti arahan Presiden, Kementerian PANRB dan BKN mempersilakan pengangkatan CASN sesuai dengan proses yang telah ditetapkan, selama kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah telah menunjukkan kesiapan dalam memenuhi persyaratan yang ada. Menurut Rini, langkah ini merupakan kebijakan nasional yang telah dirancang secara optimal dan akomodatif. Kini, peran aktif dari K/L/Pemda menjadi kunci dalam penyelesaian pengangkatan CASN agar berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Dengan berbagai langkah strategis ini, diharapkan seleksi ASN tahun ini dapat berlangsung lebih baik serta memberikan peluang yang lebih luas bagi para pencari kerja. Pemerintah berkomitmen untuk menciptakan birokrasi yang lebih transparan, profesional, serta mendukung efisiensi dan efektivitas pelayanan publik, termasuk di lingkungan BKPSDM Pemerintah Kota Yogyakarta.

(vemiadi, sumber: https://www.menpan.go.id/site/berita-terkini/pemerintah-percepat-pengangkatan-casn-2024-cpns-diangkat-paling-lambat-juni-2025-dan-pppk-oktober-2025,dan https://www.youtube.com/watch?v=qhN7Xq2CXyY&ab_channel=%23ASNPelayanPublik)